Logo dan Corporate Visual Identity

By Eddy Setyawan • December 17th, 2009

By InterBren

Apakah Logo?

Logo adalah penggambaran visual dari sebuah organisasi atau perusahaan. Secara umum, logo dapat berupa logotype, logogram atau gabungan dari keduanya. Logotype adalah logo yang hanya terdiri dari huruf, biasanya nama perusahaan.  Contohnya adalah Canon, Microsoft, Coca Cola, dll. Logogram adalah logo yang berupa gambar atau simbol yang berasosiasi dengan perusahaan. Contoh penggunaannya adalah logo Apple, Shell, Pepsi Cola, dll.

Mengapa Logo Penting?

Logo yang artistik akan meninggalkan kesan yang lebih memorable dalam benak masyarakat, sehingga dibutuhkan perancangan yang tepat sesuai dengan bidang usaha, target audience dan filosofi perusahaan. Di samping itu, penggunaan logo pada berbagai media visual perusahaan harus konsisten, dalam arti tidak boleh berubah-ubah dalam hal bentuk, warna, komposisi, dll. Perancangan logo yang apik dan diikuti dengan pengaplikasian yang konsisten inilah yang kemudian akan membentuk Corporate Visual Identity (CVI), dimana orang akan dapat mengenali perusahaan hanya dengan melihat logonya. Apa yang ada dalam benak seseorang yang melihat gambar sebuah apel dengan bentuk yang khas dan krowak (lobang bekas digigit) sebagian? Bukan buah apel, namun sebuah perusahaan komputer ternama: Apple Computers. Padahal bisa jadi, orang tersebut belum pernah melihat produknya, sebuah komputer Apple.

CVI Guideline

Agar dapat diterapkan secara konsisten, dibutuhkan seperangkat aturan standar penggunaan logo dalam berbagai aplikasinya, baik untuk keperluan administrasi maupun promosi, yang meliputi deskripsi warna, font (jika digunakan font standar), proporsi, dll. Aturan-aturan tersebut dituangkan dalam sebuah CVI Guideline.

Proses Disain

Mengenal perusahaan atau produk yang akan dibuat logonya merupakan langkah awal yang penting dalam proses perancangan logo. Idealnya dibutuhkan komunikasi langsung dengan klien agar gambaran tentang perusahaan dapat diperoleh dengan baik. Namun langkah ini bisa diganti dengan memberikan sebuah kuosioner  yang harus diisi oleh klien. Selama proses perancangan, klien akan mendapatkan konsep desain logo yang antara lain berisi gambaran proses kreatif perancangan, pertimbangan penggunaan warna, font, komposisi, dll.

Hasil akhir

Setelah logo disetujui oleh klien, kemudian dibuatkan CVI Guideline yang merupakan hasil akhir dari proses perancangan logo

Contoh Logo Hasil Karya InterBren :

pring oeloeng

digibox

kaldera pro

selaras ad

Comments are closed.

 

« | Home

  • Produk Unggulan

    Personal Web Branding
    Toko Online
    Company Profile
    UKM Blog
    Training : Pengenalan Blog
    Training : Ritel Online Strategy
    Training : Facebook Marketing
  • Layanan SEO

    Submite Directory
    Submite Social Bookmark
    Link Weight Strategy
    Survey Niche Keyword
  • Desain Grafis

    Foto Vektor
    Private Photo Blog
    Desain Logo Web
    Header Web
    Banner Web
  • Kualitas dan Jaminan

    Kami memberikan kualitas produk dan jaminan kepuasan anda
Logo dan Corporate Visual Identity

December 17, 2009
by: Eddy Setyawan • Produk Premium

Company Profile Web

December 8, 2009
by: Eddy Setyawan • Produk Utama

UKM Web

December 8, 2009
by: Eddy Setyawan • Produk Utama

Toko Online

December 8, 2009
by: Eddy Setyawan • Produk Utama

Soft Launching InterBren

December 1, 2009
by: Eddy Setyawan • Berita InterBren

Company Profile Web

December 8, 2009
by: Eddy Setyawan • Produk Utama

UKM Web

December 8, 2009
by: Eddy Setyawan • Produk Utama

Toko Online

December 8, 2009
by: Eddy Setyawan • Produk Utama

Personal Web

December 8, 2009
by: Eddy Setyawan • Produk Utama